RECIDA Sisir Sekolah Untuk Menangkal Perilaku Buruk Pada Remaja

0
194

Kota Bima- Inside Pos,-
Gerakan berbuat Baik dalam bingkai Damai terus digelorakan. Toleransi antar umat beragama, sikap saling menghargai dan saling menghormati yg terus di pupuk. Remaja Cinta Damai (RECIDA) Kota Bima bergerak cepat utk terjun  pada remaja lainnya melalui lembaga pendidikan. Hal ini dilakukan saat peristiwa miris terjadi disekitar kita dalam beberapa hari terakhir.

Berita kemarin siang sungguh Ironi, Oknum Santri melakukan Dugaan  Pemerkosaan terhadap tetangganya sendiri di Wera, jumat pagi (9/3) kemarin.

Pada Kamis kmrin (8/3), beberapa Remaja tangguh umur belasan tahun memalak rombongan mahasiswa kesehatan di jalan pulang dari Pantai Wane di Monta Dalam wilayah kabupaten Bima. Uang, perhiasan dan barang berharga lainnya dirampok. Tadi pagi (Sabtu, 10/3), belasan Remaja yang masih sebagai siswa SMA di Sape, saling kejar mengejar dengan parang dalam lingkungan sekolah. 2 hari sebelumnya (Rabu, 7/3), beberapa orang remaja umur 17an tahun, di Sape saling melukai, menyebabkan hilangnya  jari pada korban.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Sebagai anak bangsa, kami terpanggil untuk melakukan gerakan sadar cinta damai untuk remaja di sekolah di Kota Bima,” papar Rangga Babuju Ada Inside Pos, pagi tadi.

Pendiri RECIDA, Rangga Babuju Saat memberikan materi langlah pencegahan Perilaku buruk terhadap anak remaja dihadapan Guru dan Siswa di SMAN 2 Kota Bima, Sabtu pagi tadi.

Lanjutnya, Tindak kekerasan yang dilakukan oleh para Remaja kepada sesama remaja maupun warga masyarakat lainnya, di Kota maupun Kab Bima terus terjadi setiap hari. Hal ini tanpa mampu di bendung dan di urai benang kusutnya.

Sehingga menggerakkan Relawan Cinta Damai (RECIDA) Kota Bima yang di  perkasai oleh Rangga Babuju terpanggil untuk melakukan tindakan positif.  Salah satu upaya prioritas adalah masuk ke sekolah untuk menangkal Dan pencegahan Dini Pengaruh buruk ke Kota Bima.

Jumat pagi kemarin (9/3), Sosialisasi Remaja Cinta Damai yg dibingkai dgn semangat ber-Entrepreneur dilaksanakan di SMKN 3 Kota Bima. 110 Siswa/i tingkat 1 dan 2 dilibatkan. Antusias luar biasa dan berharap adanya kegiatan yg sama minimal 1 kali sebulan dgn tema-tema inspiratif.

“Kami sudah Lakukan kegiatan ini ke beberapa sekolah. Targetnya, semua sekolah Akan menjadi sasaran kegiatan kemanusiaan ini. Kalau bukan kita siapa lagi,” cetusnya

Hari ini, Sabtu pagi (10/3) didampingi langsung oleh Kepala SMKN 2 Kota Bima di Aula sekolah. Mengambil Kisah Inspiratif Saling Menguatkan untuk saling melengkapi agar Dapat Sukses Bersama2 dengan  tema “Penguatan Paradigma Kehidupan Damai Berkebangsaan”.

Sosialisasi pentingnya Cinta Damai di SMKN 2 Kota Bima memberi motivasi bagi para siswa/i untuk menjaga kebersamaan. Kisah dan cerita tentang tokoh-tokoh  sukses yg tak pernah diduga oleh banyak pihak sebelumnya dan kerap diremehkan serta dicemooh oleh keluarganya sendiri, membuat para siswa/i tidak ingin selesai mendengarkan kisah2 inspiratif yang disuguhkan.

“Kenapa harus siswq dan siswi? Karena diusia remaja ini rentan sekali dengan hal yang mengarah ke hal negatif. Perlu Ada gerakan secara masif. Baik oleh pemerintah, Lembaga hukum, lingkungan dan pentingnya peran orang Tua Untuk kekuatan kontrol anak-anak saat ini,” jelasnya.

Ada harapan, bahwa hal-hal seperti ini tidak hanya sekedar seremonial belaka atau hanya untuk memenuhi program kegiatan yg direncanakan, namun upayakan untuk terus berkelanjutan ditengah kegamangan remaja Kota dan Kabupaten Bima dalam melihat peluang masa depan akibat begitu cepatnya Paradigma kehidupan dunia berubah melalui inovasi2 yang semakin canggih.

Akhirnya, yang tak mampu menghadapi perubahan jaman kedepan, akan memilih hidup dipinggir kota atau kaki gunung dan atau memilih untuk masuk penjara akibat tuntutan hidup yg tak pernah habis. Atau Depresi yg mendorong jiwa untuk melukai diri dan atau mengakhiri hidup.

“Kami berharap, isu negatif menjadi tanggung jawab kita semua. Jangan Biarkan generasi sebagai ekstafet bangsa ini menjadi lemah dan tidak terkontrol. Mari kita satukan gagasan untuk wujudkan semua Harappan besar para terdahulu kita,” pungkas Pria yang memiliko banyak penghargaan ini.
Inside I

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here