Polisi di Bima Tembak Pegawai Rutan, Ini alasannya….

0
1021

Bima, Inside Pos,-

Kinerja Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bima Kota, patut diancungi jempol. Bagaimana tidak, dua orang terduga sindikat Curanmor Kota Bima Yamin (37) dan Jumra (26) , dibekuk dan diamankan. Mirisnya, Yamin diketahui seorang Aparatur Sipil negara (ASN) yang bertugas di Lembaga Permasyarakatan (LP) atau Ruta Bima.

Kejadiaan yang memalukan institusi Kemenkumham RI ini, bermula pada Sabtu, 5-5-2018 pukul 02.00 dini hari tadi. Tim Opsnal Polres Bima Kota Melakukan Mobailing di sekitar wilayah Kota Bima.

Tepatnya dijalan lintas Monggonao samping kantor PLN Kota Bima, Tim Opsnal melihat gerak gerik mencurigakan pada Yamin dan Jumra.

“Saat Tim Opsnal Reskrim lewat di TKP, kemudian melihat dua terduga pelaku curanmor ini sedang mendorong motor hasil kejahatan,” beber Kabag Humas Polres Bimw Kota, IPTU. Suratno, SH kepada Inside Pos pagi tadi

Lanjutnya, melihat kondisi yang mencurigakan, Tim Opsnal langsung menghentikan pelaku tersebut dan hendak melakukan pemeriksaan.

Namun kedua pelaku tersebut membuang SPM yang di kendarai dan melarikan diri. Lantaran terpojok, Yamin mengeluarakan senjata api jenis Suft Gun.

“sempat terjadi baku tembak antara pelaku dan tim Opsnal. Dari kejadian tersebut Tim Opsnal berhasil melumpuhakan kedua pelaku dengan timah panas bersarang dikakinya,” terang Suratno lagi

Karena tertembak, tim Opsnal membawa kedua pelaku tersebut ke BLUD BIMA untuk mendapatkan perawatan. setelah dilakukan Perawatan, Tim Opsnal diijinkan oleh dokter BLUD untuk membawa kembali kedua pelaku beserta BB tersebut ke Kantor Sat Reskrim Res Bima Kota untuk di lakukan peroses hukum lebih lanjut.

“Saat ini kedua pelaku sudah ditahan di sel Mapolres Bima Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya

Dari kejadian itu, Tim Opsnal berhasil menyita barang Bukti satu unit SPM Yamaha XEON nopol EA 5382 PA (SPM yang di curi) dan satu unit SPM yamaha MIO SOUL GT warna putih Hitam EA 3394 SL ( SPMbyang di gunakan pelaku).

Tidak hanya itu, dalam tas pelaku, Polisi juga mengamankan Uang Rp 1.310.000, 1 lembar uang 5 ringgit malaysia, 1 lembaruang lima ratus rupiah, 1 lembar uang 10 ringgit malaysia, 1 lembar uang 10 dolar AS, 1 lembar uang Rp. 50 ribu palsu.

“Ditangan kedua pelaku, kami juga menemukan 1 buah konci L, 1 magazen peluru, 4 buah tabung gas air Soft Gun, 1 buah konci liter T,1 buah anak konci liter T, 1buah hp samsung hitam, 2 buah dompet hitam, 2 atm BRI, 2 buah STNK motor, 1 buah atm BNI, 1 katu mahasiswa, 1 kartu indo sehat, 1 hadsat, 1 buah airsoft jenis senjata refolver, 200 butir peluru airsoft dan 1 tas selendang,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala Rutan Bima, H. A. Halik yang dimintai komentar terkait keterlibatan bawahannya dalam aksi kejahatan Curanmor mengaku kaget dan tidak percaya. Apalagi kepribadian pelaku Yamin dikantor, Pendiam dan baik.

” Saya mendapatkan informasi awal dari teman wartawan di Bima. Saya awalnya tidak percaya. Setelah saya cek kebenarannya, saya sangat kecewa dan menyayangkan hal itu,” katanya

Mengangkut masalah sanksi dan hukuman bagi anak buahnya ini, Khalik mengaku akan menunggu hasil pemeriksaan dari penyidik kepolisian.

“Karena ini Pidana murni, kita serahkan ke Polisi. Kami akan menunggu hasil polisi dan putusan incrah dari pengadilan setelah itu baru kami akan memberikan komentar soal tindakan institusi kami dalam kaitan perilaku menyimpang anak buah kami,” pungkasnya.

(Ryan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here