Bupati Bima Terima Hibah Aset BMN dari Dirjen Cipta Karya

0
197
Bupati Bima Terima Hibah Aset BMN dari Dirjen Cipta Karya di Jakarta, Jumat kemarin. (Foto: Humas Pemkab Bima)

Bima, Inside Pos,-

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri menghadiri undangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Republik Indonesia, Jum’at, 25-5-2018 kemarin.

Kehadiran Umi Dinda (Sapaan Akrab) dalam rangka Penandatanganan Naskah Berita Acara Serah – Terima Hibah Barang Milik Negara (BMN) dari direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada Pemerintahan Daerah.

Penanda tanganan sebagaimana dimaksud dilaksanakan diruang Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Jalan Patimura Nomor 20 Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Kegiatan penandatanganan Naskah dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Barang Milik Negara bertujuan untuk menertibkan administrasi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2014 dan menindaklanjuti persetujuan hibah yang telah diterbitkan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian PU-PR.

Tujuan lainnya, Penandatanganan naskah dan BAST dilakukan agar aset-aset dari APBN melalui Kementerian PU-PR dapat segera dihibahkan untuk digunakan oleh pemerintah daerah yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Sri Hartoyo mengatakan, serah terima hibah ini merupakan sebagai salah satu rangkaian pembangunan nasional.

Lanjutnya, Penyerahan aset dihibahkan kepada 195 penerima diantaranya untuk Pemerintah Provinsi diberikan kepada empat provinsi, kemudian 39 Pemerintah Kota dan 152 Pemerintah kabupaten.

“Usai aset dihibahkan, harus ditindaklanjuti dengan kewajiban para pihak. Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI melepaskan asetnya, selanjutnya diterima oleh Pemda, maka selanjutnya pemda akan mencatat BMN menjadi BMD. Sedangkan untuk operasional-operasional pemeliharaan biayanya disediakan oleh APBD, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku” jelas Sri Hartoyo

Bupati Bima, Hj, Indah Damayanti Putri, saat tandatangan penerimaan Hibah Aset BMN dari Dirjen Cipta Karya. (Foto: Humas Pemkab)

Dalam kesempatan itu, Umi Dinda menyatakan, ada dua kewajiban yang harus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bima. Pertama, mencatat BMN tersebut sebagai Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Kabupaten. Kedua, memperbaiki, memelihara, mengoperasikan, serta melakukan perawatan dengan biaya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen menjaga amanah pusat yang sudah dihibahkan. Kami akan merawat dan memeliharan asset ini agar berdaya guna dan bermanfaat guna untuk masyarakat kami di Bima,” janjinya

Lanjut Bupati, Pemerintah Daerah Kabupaten Bima memperoleh hibah yang meliputi aset infrastruktur permukiman sistem penyediaan air minum, prasarana kesehatan permukiman, prasarana pengembangan permukiman, penataan bangunan dan lingkungan. hal tersebut seirama dengan substansi Acara Penyerahan Belanja Bantuan ke Masyarakat dan Penetapan Status Penggunaan Barang Milik Daerah Dinas PKP yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bima pada tanggal 16 Mei 2018.

Pada moment tersebut beberapa program belanja bantuan yang diserahkan ke masyarakat antara lain, Program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), rogram SLBM (Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat), Program RTLH (Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni)

“Ini bentuk pengabdian kami di Pemerintah Kabupaten Bima. harapan masyarakat menjadi prioritas kami dan terus kami fasilitasi baik melalui APBD, APBD Propinsi dan pusat. kami sangat bangga dan berterima kasih atas kepercayaan ini,” tandasnya

Umi Dinda meyakinkan, hibah barang milik negara yang diserahterimakan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akan dikelola secara berkelanjutan, sehingga pada waktunya dapat memenuhi kebutuhan – kebutuhan dasar secara proprsional, berkeadilan dan Merata.

“Dalam rangka mencapai pemerataan pembangunan, pengentasan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan perumahan dan permukiman bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, saya berharap dengan adanya ini akan dapat memenuhi tersedianya infrastruktur/ sarana dan prasarana perumahan dan permukiman maupun kebutuhan pelayanan dasar yang memadai. Baik secara kualitas dan kuantitas bagi masyarakat pada umumnya serta dapat memberikan akses bagi masyarakat,” Harap kader partai beringin ini

Ryan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here