Warning!!! Jual Diatas Trotoar Segera Minggir

0
227

Bima, Inside Pos,-

Bukan Pol-PP Kabupaten Bima kalau tidak bikin gebrakan nyata. Dibawa Kendali Kasi Ops, Kadri SE, MM, Kamis 6-9-2018 Pukul 9.45 tadi melakukan sosialisasi pemanfaatan trotoar untuk kepentingan umum. Bukan pribadi dan kepentingan bisnis oknum warga.

Pantauan langsung Inside Pos, puluhan personil Pol-PP ini menyisir mulai disamping kantor Camat Woha. Sasaran pertamanya, yakni bengkel milik warga yang sudah menggunakan sebagian trotoar untuk tempat usaha.

Tidak jauh dari situ, sejumlah pedagang Sembako, makanan dan menempatkan Pertamini (Alat jual bensin) tidak lepas dari teguran lisan dari penegak Perda Kabupaten Bima ini. Oknum warga yang merasa bersalah ini, tidak bisa berkelit dari teguran.

“Sebagian besar mereka tidak ada yang protes. Ini tergantung pola komunikasi saja dengan warga yang sudah terlanjur menggunakan trotoar untuk kepentingan pribadi,” paparnya

Menurut Kadri, sejak Januari 2018 pihaknya sudah melakukan tahapan sosialisasi secara masif. Untuk beberapa pekan depan jika tidak ada yang bergeser maka kami akan menjalankan aturan yang berlaku.

“Kami akan lakukan langkah penindakan karena sudah melewati tahan teguran dan sosialisasi. jika bandel itu urusan mereka. kami akan menjalankan tugas untuk kepentingan umum,” tegasnya

Selain di Woha, Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi di Kecamatan Bolo dan Sape. Kegiatan tahapan sosialisasi tetap akan dilakukan sebelum ada tindakan lain dari pihaknya.

“Tiga titik sudah kami lakukan sosialisasi. Kami ingin benar-benar melakukan penegakan Perda di Kabupaten Bima agar tidak merugikan orang lain,” tambahnya

Dijelaskannya, Trotoar merupakan tempat untuk pejalan kaki. Jika digunakan untuk kepentingan usaha, maka ini akan meningkatkan angka kecelakaan dan kemacetan di Bima.

“Bayangkan saja anak sekolah maupun warga menggunakan di jalan umum untuk aktivitas padahal ada trotoar yang sudah disediakan. Jelas ini merugikan kita semua,” Cetusnya

Kegiatan Sosialisasi dilanjutkan dipasar Tente. Tidak ada warga yang menolak atas perintah segera pindahkan tempat usaha untuk tidak menggunakan Trotoar.

Selain itu juga, Personil dibawah pimpinan Komandan Satuan (Dansat) H. Sumarsono SH MH ini menyisir juga siswa yang bolos sekolah di Kecamatan Monta. Alhasil, Pol-PP berhasil mendapati siswa yang mengakudari SMAN I Monta. Siswa ini bolos sekolah lantaran tidak ada guru mengajar.

“Saya menonton teman-teman yang balap motor. Guru kami tidak masuk,” ujar Warisan Saputra Murid Kelas II itu.

*Ryan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here